ENJOY & HAVE FUN

.

POSTINGAN

  • Profil Sirkuit Silverstone, Inggris

     


        Sirkuit Silverstone dibuka pertama kali pada tahun 1949 dengan kondisi awalnya saat itu berupa bekas lapangan terbang militer kerajaan Britania Raya. Formula One (F1) menjadi ajang balap pertama yang singgah di Negeri Inggris dan baru membuka kejuaraan dunia balap motor pertama pada tahun 1977. Sirkuit Silverstone menjadi salah satu sirkuit yang penuh tantangan bagi para pebalap MotoGP. Pasalnya, Sirkuit yang pertama kali menggelar balap kelas dunia pada tahun 1977 memiliki faktor X yakni, cuaca yang tidak bisa ditebak. Lantaran cuaca tak menentu, GP Inggris sempat dipindahkan ke Donnington Park mulai 1987. Namun pada 2010, Silverstone kembali mendapatkan mandat sebagai venue GP Inggris. Silverstone memiliki panjang lintasan 5,9 km, tikungan ke kanan 10 dan tikungan ke kiri sebanyak 8 tikungan. Lebar sirkuit sendiri 15 meter dan memiliki panjang trek lurus 770 meter.Lebih dari 60 tahun sejarah balap, Inggris akhirnya melakukan renovasi besar-besaran sirkuit Silverstone demi bisa menjadi salah satu arena paling bergengsi di kanca motorsport.


    Sumber: federaloil.co.id


  • Profil Sirkuit Austin (Circuit Of The Americas), di Amerika

     



        Sirkuit Austin diketahui pertama kali menggelar balapan F1 GP Amerika Serikat pada 2012. Sebelumnya, GP Amerika Serikat diadakan di Indianapolis Motor Speedway. Dengan kata lain, balapan di 2016 ini akan menjadi balapan F1 kelima yang diadakan di sirkuit yang berlokasi di bagian tenggara Kota Austin, Texas, tersebut. Sebagaimana dimuat laman resmi F1, Rabu (19/10/2016), Sirkuit Austin memiliki panjang 5.513 kilometer. Dengan total 56 lap yang akan dilalui musim ini, itu artinya para pembalap F1 akan memiliki jarak tempuh balapan sepanjang 308.405 kilometer. Terdapat 20 tikungan pada Sirkuit Austin. Layout Sirkuit Austin didesain dengan terinspirasi dari beberapa sirkuit terbaik di seluruh dunia. Sirkuit Austin sendiri dibangun oleh mantan pembalap sekaligus teknisi dan desainer andal di dunia balap asal Jerman, Hermann Tilke. Tilke berkolaborasi dengan perusahaan arsitektur asal Amerika Serikat, HKS. Sirkuit Austin resmi dibuka pada 21 Oktober 2012 oleh sang ambassador-nya yang merupakan juara dunia F1 musim 1978, Mario Andretti. Sirkuit Austin bisa menampung lebih dari 120 ribu penonton di tribunnya. Tribun penonton sendiri terbagi dalam beberapa area, yakni grandstandsemi-permanent stand, dan tribun biasa. Tak untuk balapan, Sirkuit Austin juga memiliki fasilitas lain, di antaranya 14 ruang rapat eksekutif, hall, dan trek gokart.


    Sumber: sports.okezone.com

  • Profil Sirkuit Brno, Ceko

     



        Autodromo Brno adalah sirkuit balap yang terletak di Brno dan memiliki panjang sekira 31 kilometer. Sirkuit ini sudah menggelar balapan MotoGP sejak 1950.Aslinya, layout sirkuit ini memiliki panjang 31 kilometer dengan arah berlawanan jarum jam dan melewati perdesaan seperti Bosonohy dan Zebetin. Baru para 1950, saat mulai menggelar kejuaran motor kelas dunia, trek ini memangkas panjang layout menjadi 13,94 kilometer. Sirkuit baru pun dibangun pada 1980-an dengan tujuan menarik Formula One (F1) ke Republik Ceko. Pada 1987, balapan F1 GP Republik Ceko di sirkuit tersebut baru terealisasi. Autodromo Brno populer di kalangan para pembalap dan fans sekalipun, sebab sirkuit ini memiliki pemandangan spektakuler yang memanjakan mata. Elevasi Autodromo Brno secara konstan berubah seiring para pembalap menyusuri lembah. Belum lagi dengan adanya tikungan bertipe cepat sehingga sangat menguji kualitas seorang pembalap, dan mem-push ketahanan motor hingga titik batas.


    Sumber: sports.okezone.com


  • Profil Sirkuit Assen, Belanda

     

        


        Awal mula berdirinya Sirkuit Assen sendiri, berkaitan dengan sejarah even balapan motor tahunan di kota tersebut yang sudah bergulir sejak 1925. Ketika itu, para peserta balapan Tourist Trophy Belanda (Dutch TT) masih diperkenankan beradu kecepatan di lintasan jalan raya melewati tiga kawasan di sekitar Assen yakni Rolde, Borger, dan Schoonloo. Balapan tersebut kemudian mulai berpindah ke lintasan khusus setahun kemudian, hingga akhirnya Sirkuit Assen yang dikenal sekarang selesai dibangun pada 1955. Seperti dilansir dari laman resmi MotoGP, sejarah panjang balapon di Sirkuit Assen membuatnya diberi julukan sebagai ‘The Cathedral of Speed’ atau Katedral Balap di Belanda.    

        Ciri utama dari sirkuit ini adalah lintasannya yang terbilang sempit, serta ragam karakter tikungan baik tajam hingga cepat memberi tantangan pada para pebalap. Jumlah tikungan di Sirkuit Assen sendiri mencapai 18, dengan 6 mengarah ke kiri dan 12 lainnya mengarah ke kanan. Untuk gelaran ajang MotoGP Belanda 2021, jumlah putaran yang harus dilalui pebalap mencapai 26 lap dengan total jarak mencapai 118,1 kilometer. Rekor putaran tercepat seorang pebalap di Sirkuit Assen untuk kelas MotoGP dipegang oleh pebalap tim pabrikan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.

        Fabio Quartararo mencatatkan waktu 1 menit 32,017 detik ketika meraih posisi terdepan dalam kualifikasi MotoGP di Assen pada 2019. Sementara, rekor putaran tercepat selama balapan di Sirkuit Assen dalam kelas MotoGP dicatatkan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, dengan 1 menit 33,617 detik pada musim 2015. Pebalap veteran, Valentino Rossi, masih menjadi sosok dengan catatan kemenangan terbanyak di GP Belanda untuk kelas MotoGP dengan 10 gelar yang kali terakhhir diraihnya pada 2017.


    Sumber: kompas.com

  • Profil sirkuit Motegi, di Jepang

       



            Terletak di sebelahutara Distrik Kanto, sirkuit ini terdiri dari bentuk oval sepanjang 2,41 km dan 4,66 km lintasan jalanan yang dibangun dengan standar internasional. Awalnya sirkuit ini dibangun oleh Honda sebagai venue untuk uji coba pribadi mereka pada Agustus 1997. Ya, pabrikan berlambang sayap itu merupakan owner dari sirkuit ini. Yang menarik, awalnya Honda pun membangun sirkuit ini untuk membawa IndyCar Series ke Jepang. Ya, rancangan bentuk ovalnya tak lain dan tak bukan untuk memperkenalkan budaya motorsport Amerika tersebut ke Jepang. Tapi mulai 1999, sirkuit ini telah ikutan jadi salah satu penyelenggara MotoGP. Sempat kembali dihelat di Suzuka pada 2000-2003, MotoGP Jepang akhirnya kembali digelar di Motegi hingga sekarang. Meski merupakan sirkuit Honda, namun bukan berarti pabrikan lain sama sekali tak bisa berkutik di sirkuit ini. Pada 1999 yang merupakan gelaran perdana misalnya, justru Suzuki yang berjaya lewat ikon mereka saat itu, Kenny Roberts Jr. Atau Loris Capirossi yang pernah tiga kali beruntun pada MotoGP 2005-2007 dengan panji Ducati. Namun, dari rider yang masih aktif saat ini, Dani Pedrosa dari Repsol Honda (termasuk pada musim lalu) dan Jorge Lorenzo adalah raja dari Motegi dengan koleksi tiga kemenangan. Sementara itu Valentino Rossi baru sekali menang disini, yakni pada 2008. Sisanya, Casey Stoner menang pada 2010 dan yang menarik adalah pemenang pada 2004. Dia adalah Makoto Tamada, rider lokal yang sempat memperkuat Tim Camel Honda dan bertandem dengan Max Biaggi.


    Sumber: sports.okezone.com

  • Profil Sirkuit Ricardo Tormo di Valencia, Spanyol

        


        GP Valencia merupakan tempat diselenggarakannya seri balap pamungkas setiap tahunnya sejak 2002, tepatnya di Sirkuit Ricardo Tormo yang sudah menjadi tuan rumah dari 19 kali penyerahan gelar dunia  dalam 3 kelas balapan Grand Prix MotoGP. Sirkuit Ricardo Tormo diresmikan pada September 19 September 1999, yang mana di tahun yang sama sirkuit ini menjadi tuan rumah dari kejuaraan dunia MotoGP untuk pertama kalinya. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4 km dan terdapat 5 tikungan kanan dan 9 tikungan kiri di dalamnnya, yang mana ini merupakan sirkuit terpendek kedua di kalender MotoGP,  setelah sirkuit Sachsenring. 

        Sirkuit ini memiliki kecepatan rata-rata terendah dalam  semua sirkuit di kalender MotoGP, yaitu hanya 157 km per jam. Antara tahun 1999 dan 2001, Grand Prix Valencia pernah diselenggarakan pada bulan September. Sejak tahun 2002 sirkuit ini sudah menjadi seri balapan terakhir sebanyak 19 kali, melebihi yang sudah diselenggarkan di Sirkuit Monza Italy yaitu 12 kali balapan. Nama Sirkuit ini diambil dari dua kali juara dunia kelas 50 cc, Ricardo Tormo. Yang mana dia adalah pembalap asal Valencia pertama dalam sejarah yang menjuarai kejuaraan itu. Tormo sempat menjuarai kejuaraan dunia FIM 50cc pada tahun 1978. Dia mengulangi prestasinya pada tahun 1981. Namun Tormo terpaksa harus pensiun di tahun 1984 karena mengalami crash hebat yang mengakibatkan kakinya cidera parah kala menjalani sesi ujicoba. Dia kemudian meninggal dunia tahun 1998 karena mengidap penyakit leukemia. Untuk menghormatinya, namanya diabadikan menjadi nama sirkuit di Valencia ini. Uniknya, meski tergolong sirkuit senior, sirkuit ini ternyata jarang masuk ke dalam daftar sirkuit favorit para pembalap MotoGP, bahkan yang berasal dari Spanyol seperti Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa, yang dikenal sebagai pembalap yang mendapat paling banyak kemenangan di sirkuit ini, yaitu tujuh kemenangan dan 11 podium di Valencia. Namun demikian, hal itu tak menghalangi sirkuit ini menyabet berbagai penghargaan. 

        Komisi Grand Prix yang terdiri dari Dorna, FIM, IRTA, dan asosiasi pabrikan MotoGP MSMA pernah menganugrahi GP Valencia sebagai penyelenggaraan Grand Prix terbaik pada 2002, 2003, dan 2005. Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia mungkin bisa dibilang menjadi sirkuit yang paling enak untuk nonton langsung MotoGP atau kompetisi balap lain seperti ajang Formula E, NASCAR Fest and the Ferrari Challenge, FIM CEV Repsol series, dan Kejuaraan nasional Balap Motor Spanyol. Bagaimana tidak, penonton yang datang di sirkuit ini tak akan melewatkan satu pun adegan balapan yang sedang berlangsung. Hal tersebut tak terlepas dari desain sirkuit Valencia yang memang dibangun karena terinspirasi dari sirkuit Oval yang ada di America yang tribun tempat duduknya dibangun cukup tinggi seperti stadion bola, hal ini membuat setiap tikungan yang ada akan terlihat oleh para penonton yang duduk di tribun. Soal kapasitas, tidak tanggung-tanggung, tribun di sirkuit ini mampu menampung 120 ribu penonton sekaligus. Keunikan Ini hanya terjadi di dalam sirkuit ini dari semua sirkuit di kalender balap MotoGP. Dan inilah mungkin yang membuat Dorna selalu memilih Valencia sebagai seri balap pamungkas MotoGP agar momen momen penentuan juara dunia MotoGP bisa dilihat langsung oleh semua penonton yang hadir di sirkuit. 

        Diketahui memang GP Valencia pernah 4 kali menghadirkan momen penentuan juara dunia MotoGP, yang pertama di tahun 2006 kala Nicky Hayden menang poin tipis atas Valentino Rossi, kemudian di 2013 duel antara Marc Marquez dan Jorge Lorenzo yang akhirnya dimenangkan Marquez dengan selisih 4 poin meski Lorenzo yang menang di Valencia, lalu perebutan gelar paling terkenal di tahun 2015 antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang akhirnya gelar juara jatuh ke tangan Lorenzo, dan yang terakhir adalah Marc Marquez yang harus melakoni seri balap terakhir demi mengunci gelar dunianya mengalahkan Andrea Dovizioso yang sayangnya mengalami crash setelah berada di depan Marquez.


    Sumber: startinggrid.id


  • Profil Sirkuit Sachsenring di Jerman



        Sirkuit Sachsenring merupakan lintasan balap yang terletak di Hohenstein-Ernstthal, dekat Chemnitz, Jerman. Sirkuit Sachsenring sebenarnya sudah mulai menggelar balapan sejak 1920-an. Namun, karena perhelatan MotoGP Jerman sering berpindah lokasi dari Solitude, Hockenheim dan Nuerburgring, baru pada 1998 Sirkuit Sachsenring didaftarkan sebagai lokasi tetap. Pembangunan Sirkuit Sachsenring yang lebih modern ini dibuat pada tahun 1996, atau enam tahun setelah Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu. Sirkuit sepanjang 3,7 kilometer dengan lebar 12 meter itu langsung menjadi tuan rumah balapan MotoGP pertamanya pada tahun 1998. Adapun banyak perbaikan yang telah dilakukan sejak saat itu, termasuk peningkatan tata letak secara drastis pada 2001. Sirkuit Sachsenring ini memiliki karakteristik spesial di mana dari 13 tikungan, hanya ada 3 tikungan ke kanan, sementara 10 lainnya tikungan ke kiri. Selain itu, trek lurus di Sirkuit Sachsenring hanya 700 meter.


    Sumber: kompas.com

  • Diberdayakan oleh Blogger.

    Arsip Blog