ENJOY & HAVE FUN

.

POSTINGAN

Tampilkan postingan dengan label Sirkuit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sirkuit. Tampilkan semua postingan
  • Profil Sirkuit Phillip Island, di Australia



               Phillip Island merupakan rumah bergaya khas motorsport Australia yang telah masuk dalam tradisi balap motor dunia. Padahal awalnya lintasan yang dulunya jalanan umum ini digunakan pertama kali untuk balap mobil pada 1920-an. Lomba balap motor pertama di sini terjadi pada 1931, tapi lintasan permanennya baru dibangun pada 1956. Sirkuit ini sempat jatuh dalam masa keruntuhan selama 70-an dan awal 80-an sampai dibeli pada 1985 dan mendapat perubahan wajah (renovasi) yang telah menghabiskan biaya 5 juta AUD. Kejuaraan Dunia Balap GP Motor pun digelar di sana pada 1989 dan 1990 sebelum masuk dalam kalender reguler dari tahun 1997 hingga sekarang (penyelenggaraan GP Australia 1991-96 di Sirkuit Eastern Creek).
         Seperti dilaporkan situs resmi MotoGP, Sirkuit Phillip Island diberkati dengan pemandangan landskap dan laut yang indah, selain itu dikenal sebagai salah satu yang tercepat di dunia, paling mengalir dan terus menghadirkan sejumlah balapan spektakuler di ajang ini yang selalu dikenang, contohnya pada musim lalu. Sirkuit Phillip Island lokasinya berjarak sekitar 150 kilometer dari Bandara Internasional Tullamarine, Melbourne atau sekitar 7 km dari pusat kota Cowes, dimana negara bagiannya adalah Victoria.


    Sumber: sports.sindonews.com

  • Profil sirkuit Red Bull Ring di Styria, Austria



        Red Bull Ring Spielberg terletak di wilayah Murtal di Styria, Austria. Sirkuit ini yang dibangun pada tahun 1969 ini kemudian dikenal sebagai Ã–sterreichring. Pada tahun 1996 kembali direnovasi dengan tata letak trek yang masih ada sampai sekarang. Pada tahun 2011 diresmikan sebagai Red Bull Ring dan menjadi pusat olah raga balap di Austria. Medan yang miring dan arena alami menjadi ciri khas Red Bull RingSirkuit ini ditandai dengan patung “Bull of Spielberg” setinggi 18 meter. Adapun total panjang sirkuit ini mencapai 4.318 km, memiliki 10 belokan 7 ke kanan dan 3 ke kiri. Ada pun lebar lintasannya 13m.


        Ada pun trek lurus terpanjang di sirkuit ini 626m. Untuk rekor fast lap adalah 1 menit 23.142 detik yang dibuat oleh Andrea Iannone saat masih membela Ducati Team pada tahun 2016. Sirkuit Red Bull Ring – Spielberg untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah balap MotoGP pada Minggu, 14 Agustus 2016. Dalam balapan itu dimenangkan oleh duo rider Ducati Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, serta Jorge Lorenzo di posisi ketiga.


    Sumber: seko71.com & id.wikipedia.org


  • Profil Sirkuit Termas de Rio Hondo, di Argentina

     

        


              Sirkuit ini dikenal dengan sebutan lengkapnya Sirkuit Termas de Rio Hondo, Santiago del Estero, Argentina. Sirkuit ini juga dikenal dengan nama Autodromo Termas de Rio Hondo. Berlokasi di Termas de Rio Hondo, tepatnya sekitar 6 km di sebelah utara sebuah kota kecil di Provinsi Santiago del Estero, Argentina. Sirkuit yang didirikan pada tahun 2007 ini merupakan hasil rancangan seorang arsitek berkebangsaan Italia bernama Jarno Zaffelli. Pada tahun 2012 sirkuit ini mengalami renovasi ulang dan pembangunan kembali untuk melengkapi sarana dan prasarana yang masih kurang. Renovasi ini bertujuan untuk menjadikan sirkuit Termas de Rio Hondo sebagai sirkuit yang termodern, aman dan lebih berenergi di wilayah Amerika Latin. Pada tahun 2013 digelar FIA WTCC Race of Argentina World Touring Car Championship seri kelima belas dan enam belas. Masih ditahun yang sama, sirkuit ini juga menjadi arena official test pertama Moto GP dan Moto2. Sirkuit ini juga menjadi tempat digelarnya ajang TC 2000 Championship (Turismo Competicion 2000) yang merupakan balap mobil touring yang digelar di Argentina sejak tahun 1979. Pada tahun 2014 Moto GP resmi kembali ke Argentina setelah sekitar lima belas tahun lamanya penyelenggaraan Moto GP di Argentina dihentikan. Sebelumnya, Argentinean Grand Prix pertama kali diselenggarakan pada tahun 1961 di Argentina. Penyelenggaraan Argentinean Grand Prix menjadi ajang Moto GP pertama yang digelar di luar Benua Eropa. Sirkuit ini didesain dengan panjang lintasan mencapai 4.805 km atau sekitar 2.985 miles.  Terdapat empat belas belokan dengan masing – masing lima belokan kiri dan sembilan belokan kanan. Lebar lintasannya sendiri mencapai jarak enam belas meter atau sekitar 52.49 kaki dengan lintasan lurus terpanjangnya mencapai 1076 meter atau sekitar 3530.18 kaki. Dibangun di atas wilayah seluas 150 hektar dan pertama kali diresmikan pada 11 Mei 2008 bertepatan dengan pelaksanaan Kejuaraan Argentina’s Touring Car Racing. Selama gelaran Moto GP, sirkuit ini telah menjadi saksi beberapa momen penting seperti diantaranya adalah pencapaian rekor tercepat Valentino Rossi di sirkuit ini dengan catatan waktu 1’39.109 dengan kecepatan 174.7 yang diraihnya pada musim balap 2015. Sebelumnya Marc Marquez telah memecahkan rekor catatan waktu tercepat dengan waktu 1’37.683 namun masih kalah sedikit dengan kecepatannya yang mencapai 177.1.


    Sumber: olahragapedia.com

  • Profil Sirkuit Sepang, Malaysia



        

        Sirkuit Sepang merupakan salah satu sirkuit terbaik di dunia. Kompleks seluas 2.300 hektar itu menyediakan berbagai fasilitas yang bisa memanjakan para rider dan juga pengunjung. Dalam kompleks sirkuit terdapat hotel, pusat perbelanjaan, lapangan golf, dan juga fasilitas olahraga lainnya. Pada area lintasan, Sepang menghadirkan 15 tikungan dengan dua trek lurus panjang. Bahkan sang arsitek, Hermann Tilke, membuat jalur lebar sehingga memungkinkan para pembalap untuk menyalip dan bermanuver.Sirkuit Sepang sendiri menjadi venue penyelenggara MotoGP Malaysia pertama kali pada April 1999. Sejak saat itu, rider kawakan MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, tercatat sebagai pembalap yang paling sering naik podium tertinggi yakni enam kali dan tujuh di semua kelas.


    Sumber: sports.okezone.com

  • Profil Sirkuit Misano, Italia

     



        Salah satu hal yang menarik pada sirkuit tersebut terletak pada bagian nama. Tercatat, sirkuit dengan panjang lintasan 4,2 kilometer itu sudah tiga kali berganti nama. Pertama kali, sirkuit tersebut dikenal dengan nama Circuito Internazionale Santa Monica. Nama tersebut digunakan pada periode 1972 hingga 2006. Kemudian, sirkuit tersebut mengalami pergantian nama lagi menjadi Misano World Sirkuit, sebelum akhirnya berubah menjadi Misano World Circuit Marco Simoncelli pada 2012. Keputusan Italia menggunakan nama Sirkuit Misano adalah untuk mengenang salah satu pembalap asal Italia, yakni Marco Simoncelli yang tewas di Sirkuit Sepang, Malaysia pada musim 2011. Mengingat, Simoncelli menghabiskan masa kanak-kanaknya di wilayah Coriano, yang masih satu provinsi dengan Misano. Hal tersebut pun membuat sang pemiliki sirkuit memutuskan untuk mengubah nama sirkuit tersebut menjadi World Circuit Marco Simoncelli. Selain memiliki panjang lintasan yang mencapai 4,7 kilometer, Misano juga dihiasi oleh enam tikungan kiri serta 10 tikungan ke kanan. Dengan lebar lintasan yang mencapai 14 meter tersebut, para rider bisa memanfaatkannya untuk dapat menyalip dari sisi luar. Sirkuit Misano bisa dikatakan sangat ramah untuk para rider Tim Movistar Yamaha. Bagaimana tidak, duo rider Tim Movistar Yamaha, yakni Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi tercatat sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak, yakni tiga kali. Selain itu, Lorenzo juga menjadi pembalap yang berhasil menorehkan fastest lap dengan waktu 1 menit 32,146 detik. Namun sayang, rider asal Spanyol tersebut gagal menyempurnakannya dengan kemenangan. Musim lalu, rider Tim Repsol Honda, Marc Marquez berhasil keluar sebagai yang tercepat disusul Bradley Smith dan Scott Reding di tempat kedua dan tiga. Marquez sukses melahap 30 lap dengan catatan waktu 48 menit 23,819 detik.


    Sumber: sports.okezone.com


  • Profil Sirkuit Silverstone, Inggris

     


        Sirkuit Silverstone dibuka pertama kali pada tahun 1949 dengan kondisi awalnya saat itu berupa bekas lapangan terbang militer kerajaan Britania Raya. Formula One (F1) menjadi ajang balap pertama yang singgah di Negeri Inggris dan baru membuka kejuaraan dunia balap motor pertama pada tahun 1977. Sirkuit Silverstone menjadi salah satu sirkuit yang penuh tantangan bagi para pebalap MotoGP. Pasalnya, Sirkuit yang pertama kali menggelar balap kelas dunia pada tahun 1977 memiliki faktor X yakni, cuaca yang tidak bisa ditebak. Lantaran cuaca tak menentu, GP Inggris sempat dipindahkan ke Donnington Park mulai 1987. Namun pada 2010, Silverstone kembali mendapatkan mandat sebagai venue GP Inggris. Silverstone memiliki panjang lintasan 5,9 km, tikungan ke kanan 10 dan tikungan ke kiri sebanyak 8 tikungan. Lebar sirkuit sendiri 15 meter dan memiliki panjang trek lurus 770 meter.Lebih dari 60 tahun sejarah balap, Inggris akhirnya melakukan renovasi besar-besaran sirkuit Silverstone demi bisa menjadi salah satu arena paling bergengsi di kanca motorsport.


    Sumber: federaloil.co.id


  • Profil Sirkuit Austin (Circuit Of The Americas), di Amerika

     



        Sirkuit Austin diketahui pertama kali menggelar balapan F1 GP Amerika Serikat pada 2012. Sebelumnya, GP Amerika Serikat diadakan di Indianapolis Motor Speedway. Dengan kata lain, balapan di 2016 ini akan menjadi balapan F1 kelima yang diadakan di sirkuit yang berlokasi di bagian tenggara Kota Austin, Texas, tersebut. Sebagaimana dimuat laman resmi F1, Rabu (19/10/2016), Sirkuit Austin memiliki panjang 5.513 kilometer. Dengan total 56 lap yang akan dilalui musim ini, itu artinya para pembalap F1 akan memiliki jarak tempuh balapan sepanjang 308.405 kilometer. Terdapat 20 tikungan pada Sirkuit Austin. Layout Sirkuit Austin didesain dengan terinspirasi dari beberapa sirkuit terbaik di seluruh dunia. Sirkuit Austin sendiri dibangun oleh mantan pembalap sekaligus teknisi dan desainer andal di dunia balap asal Jerman, Hermann Tilke. Tilke berkolaborasi dengan perusahaan arsitektur asal Amerika Serikat, HKS. Sirkuit Austin resmi dibuka pada 21 Oktober 2012 oleh sang ambassador-nya yang merupakan juara dunia F1 musim 1978, Mario Andretti. Sirkuit Austin bisa menampung lebih dari 120 ribu penonton di tribunnya. Tribun penonton sendiri terbagi dalam beberapa area, yakni grandstandsemi-permanent stand, dan tribun biasa. Tak untuk balapan, Sirkuit Austin juga memiliki fasilitas lain, di antaranya 14 ruang rapat eksekutif, hall, dan trek gokart.


    Sumber: sports.okezone.com

  • Profil Sirkuit Brno, Ceko

     



        Autodromo Brno adalah sirkuit balap yang terletak di Brno dan memiliki panjang sekira 31 kilometer. Sirkuit ini sudah menggelar balapan MotoGP sejak 1950.Aslinya, layout sirkuit ini memiliki panjang 31 kilometer dengan arah berlawanan jarum jam dan melewati perdesaan seperti Bosonohy dan Zebetin. Baru para 1950, saat mulai menggelar kejuaran motor kelas dunia, trek ini memangkas panjang layout menjadi 13,94 kilometer. Sirkuit baru pun dibangun pada 1980-an dengan tujuan menarik Formula One (F1) ke Republik Ceko. Pada 1987, balapan F1 GP Republik Ceko di sirkuit tersebut baru terealisasi. Autodromo Brno populer di kalangan para pembalap dan fans sekalipun, sebab sirkuit ini memiliki pemandangan spektakuler yang memanjakan mata. Elevasi Autodromo Brno secara konstan berubah seiring para pembalap menyusuri lembah. Belum lagi dengan adanya tikungan bertipe cepat sehingga sangat menguji kualitas seorang pembalap, dan mem-push ketahanan motor hingga titik batas.


    Sumber: sports.okezone.com


  • Profil Sirkuit Assen, Belanda

     

        


        Awal mula berdirinya Sirkuit Assen sendiri, berkaitan dengan sejarah even balapan motor tahunan di kota tersebut yang sudah bergulir sejak 1925. Ketika itu, para peserta balapan Tourist Trophy Belanda (Dutch TT) masih diperkenankan beradu kecepatan di lintasan jalan raya melewati tiga kawasan di sekitar Assen yakni Rolde, Borger, dan Schoonloo. Balapan tersebut kemudian mulai berpindah ke lintasan khusus setahun kemudian, hingga akhirnya Sirkuit Assen yang dikenal sekarang selesai dibangun pada 1955. Seperti dilansir dari laman resmi MotoGP, sejarah panjang balapon di Sirkuit Assen membuatnya diberi julukan sebagai ‘The Cathedral of Speed’ atau Katedral Balap di Belanda.    

        Ciri utama dari sirkuit ini adalah lintasannya yang terbilang sempit, serta ragam karakter tikungan baik tajam hingga cepat memberi tantangan pada para pebalap. Jumlah tikungan di Sirkuit Assen sendiri mencapai 18, dengan 6 mengarah ke kiri dan 12 lainnya mengarah ke kanan. Untuk gelaran ajang MotoGP Belanda 2021, jumlah putaran yang harus dilalui pebalap mencapai 26 lap dengan total jarak mencapai 118,1 kilometer. Rekor putaran tercepat seorang pebalap di Sirkuit Assen untuk kelas MotoGP dipegang oleh pebalap tim pabrikan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.

        Fabio Quartararo mencatatkan waktu 1 menit 32,017 detik ketika meraih posisi terdepan dalam kualifikasi MotoGP di Assen pada 2019. Sementara, rekor putaran tercepat selama balapan di Sirkuit Assen dalam kelas MotoGP dicatatkan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, dengan 1 menit 33,617 detik pada musim 2015. Pebalap veteran, Valentino Rossi, masih menjadi sosok dengan catatan kemenangan terbanyak di GP Belanda untuk kelas MotoGP dengan 10 gelar yang kali terakhhir diraihnya pada 2017.


    Sumber: kompas.com

  • Profil sirkuit Motegi, di Jepang

       



            Terletak di sebelahutara Distrik Kanto, sirkuit ini terdiri dari bentuk oval sepanjang 2,41 km dan 4,66 km lintasan jalanan yang dibangun dengan standar internasional. Awalnya sirkuit ini dibangun oleh Honda sebagai venue untuk uji coba pribadi mereka pada Agustus 1997. Ya, pabrikan berlambang sayap itu merupakan owner dari sirkuit ini. Yang menarik, awalnya Honda pun membangun sirkuit ini untuk membawa IndyCar Series ke Jepang. Ya, rancangan bentuk ovalnya tak lain dan tak bukan untuk memperkenalkan budaya motorsport Amerika tersebut ke Jepang. Tapi mulai 1999, sirkuit ini telah ikutan jadi salah satu penyelenggara MotoGP. Sempat kembali dihelat di Suzuka pada 2000-2003, MotoGP Jepang akhirnya kembali digelar di Motegi hingga sekarang. Meski merupakan sirkuit Honda, namun bukan berarti pabrikan lain sama sekali tak bisa berkutik di sirkuit ini. Pada 1999 yang merupakan gelaran perdana misalnya, justru Suzuki yang berjaya lewat ikon mereka saat itu, Kenny Roberts Jr. Atau Loris Capirossi yang pernah tiga kali beruntun pada MotoGP 2005-2007 dengan panji Ducati. Namun, dari rider yang masih aktif saat ini, Dani Pedrosa dari Repsol Honda (termasuk pada musim lalu) dan Jorge Lorenzo adalah raja dari Motegi dengan koleksi tiga kemenangan. Sementara itu Valentino Rossi baru sekali menang disini, yakni pada 2008. Sisanya, Casey Stoner menang pada 2010 dan yang menarik adalah pemenang pada 2004. Dia adalah Makoto Tamada, rider lokal yang sempat memperkuat Tim Camel Honda dan bertandem dengan Max Biaggi.


    Sumber: sports.okezone.com

  • Profil Sirkuit Ricardo Tormo di Valencia, Spanyol

        


        GP Valencia merupakan tempat diselenggarakannya seri balap pamungkas setiap tahunnya sejak 2002, tepatnya di Sirkuit Ricardo Tormo yang sudah menjadi tuan rumah dari 19 kali penyerahan gelar dunia  dalam 3 kelas balapan Grand Prix MotoGP. Sirkuit Ricardo Tormo diresmikan pada September 19 September 1999, yang mana di tahun yang sama sirkuit ini menjadi tuan rumah dari kejuaraan dunia MotoGP untuk pertama kalinya. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4 km dan terdapat 5 tikungan kanan dan 9 tikungan kiri di dalamnnya, yang mana ini merupakan sirkuit terpendek kedua di kalender MotoGP,  setelah sirkuit Sachsenring. 

        Sirkuit ini memiliki kecepatan rata-rata terendah dalam  semua sirkuit di kalender MotoGP, yaitu hanya 157 km per jam. Antara tahun 1999 dan 2001, Grand Prix Valencia pernah diselenggarakan pada bulan September. Sejak tahun 2002 sirkuit ini sudah menjadi seri balapan terakhir sebanyak 19 kali, melebihi yang sudah diselenggarkan di Sirkuit Monza Italy yaitu 12 kali balapan. Nama Sirkuit ini diambil dari dua kali juara dunia kelas 50 cc, Ricardo Tormo. Yang mana dia adalah pembalap asal Valencia pertama dalam sejarah yang menjuarai kejuaraan itu. Tormo sempat menjuarai kejuaraan dunia FIM 50cc pada tahun 1978. Dia mengulangi prestasinya pada tahun 1981. Namun Tormo terpaksa harus pensiun di tahun 1984 karena mengalami crash hebat yang mengakibatkan kakinya cidera parah kala menjalani sesi ujicoba. Dia kemudian meninggal dunia tahun 1998 karena mengidap penyakit leukemia. Untuk menghormatinya, namanya diabadikan menjadi nama sirkuit di Valencia ini. Uniknya, meski tergolong sirkuit senior, sirkuit ini ternyata jarang masuk ke dalam daftar sirkuit favorit para pembalap MotoGP, bahkan yang berasal dari Spanyol seperti Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa, yang dikenal sebagai pembalap yang mendapat paling banyak kemenangan di sirkuit ini, yaitu tujuh kemenangan dan 11 podium di Valencia. Namun demikian, hal itu tak menghalangi sirkuit ini menyabet berbagai penghargaan. 

        Komisi Grand Prix yang terdiri dari Dorna, FIM, IRTA, dan asosiasi pabrikan MotoGP MSMA pernah menganugrahi GP Valencia sebagai penyelenggaraan Grand Prix terbaik pada 2002, 2003, dan 2005. Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia mungkin bisa dibilang menjadi sirkuit yang paling enak untuk nonton langsung MotoGP atau kompetisi balap lain seperti ajang Formula E, NASCAR Fest and the Ferrari Challenge, FIM CEV Repsol series, dan Kejuaraan nasional Balap Motor Spanyol. Bagaimana tidak, penonton yang datang di sirkuit ini tak akan melewatkan satu pun adegan balapan yang sedang berlangsung. Hal tersebut tak terlepas dari desain sirkuit Valencia yang memang dibangun karena terinspirasi dari sirkuit Oval yang ada di America yang tribun tempat duduknya dibangun cukup tinggi seperti stadion bola, hal ini membuat setiap tikungan yang ada akan terlihat oleh para penonton yang duduk di tribun. Soal kapasitas, tidak tanggung-tanggung, tribun di sirkuit ini mampu menampung 120 ribu penonton sekaligus. Keunikan Ini hanya terjadi di dalam sirkuit ini dari semua sirkuit di kalender balap MotoGP. Dan inilah mungkin yang membuat Dorna selalu memilih Valencia sebagai seri balap pamungkas MotoGP agar momen momen penentuan juara dunia MotoGP bisa dilihat langsung oleh semua penonton yang hadir di sirkuit. 

        Diketahui memang GP Valencia pernah 4 kali menghadirkan momen penentuan juara dunia MotoGP, yang pertama di tahun 2006 kala Nicky Hayden menang poin tipis atas Valentino Rossi, kemudian di 2013 duel antara Marc Marquez dan Jorge Lorenzo yang akhirnya dimenangkan Marquez dengan selisih 4 poin meski Lorenzo yang menang di Valencia, lalu perebutan gelar paling terkenal di tahun 2015 antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang akhirnya gelar juara jatuh ke tangan Lorenzo, dan yang terakhir adalah Marc Marquez yang harus melakoni seri balap terakhir demi mengunci gelar dunianya mengalahkan Andrea Dovizioso yang sayangnya mengalami crash setelah berada di depan Marquez.


    Sumber: startinggrid.id


  • Profil Sirkuit Sachsenring di Jerman



        Sirkuit Sachsenring merupakan lintasan balap yang terletak di Hohenstein-Ernstthal, dekat Chemnitz, Jerman. Sirkuit Sachsenring sebenarnya sudah mulai menggelar balapan sejak 1920-an. Namun, karena perhelatan MotoGP Jerman sering berpindah lokasi dari Solitude, Hockenheim dan Nuerburgring, baru pada 1998 Sirkuit Sachsenring didaftarkan sebagai lokasi tetap. Pembangunan Sirkuit Sachsenring yang lebih modern ini dibuat pada tahun 1996, atau enam tahun setelah Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu. Sirkuit sepanjang 3,7 kilometer dengan lebar 12 meter itu langsung menjadi tuan rumah balapan MotoGP pertamanya pada tahun 1998. Adapun banyak perbaikan yang telah dilakukan sejak saat itu, termasuk peningkatan tata letak secara drastis pada 2001. Sirkuit Sachsenring ini memiliki karakteristik spesial di mana dari 13 tikungan, hanya ada 3 tikungan ke kanan, sementara 10 lainnya tikungan ke kiri. Selain itu, trek lurus di Sirkuit Sachsenring hanya 700 meter.


    Sumber: kompas.com

  • Profil Sirkuit Internasional Losail Qatar






           Losail International Circuit merupakan sebuah sirkuit balap di Qatar yang terletak di dekat Doha. Dibangun kurang lebih satu tahun dan menelan biaya $ 58.000.000. Sirkuit ini digelar pertama kali untuk MotoGP pada tahun 2004. Layout sirkuit ini terbentang kira-kira seluas 5,4 km dikelilingi oleh rumput buatan yang dirancang untuk mencegah pasir dari gurun tetangga bertiup ke sirkuit. Trek lurus utama panjangnya lebih dari 1 km. 
        Pada tahun 2008 Qatar merayakan Grand Prix malam hari untuk pertama kalinya dalam sejarah menyusul pembangunan pencahayaan luar ruangan permanen.Sirkuit Internasional Losail pertama kali menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Grand Prix pada 2004. Balapan pada akhir pekan 30 September-2 Oktober 2004 tersebut dimenangkan oleh Sete Gibernau (Honda) di kelas MotoGP, Sebastian Porto (Aprilia) di kelas 250cc, dan Jorge Lorenzo (Derbi) di kelas 125 cc. Sirkuit Sirkuit Internasional Losail hanya memerlukan waktu kurang dari setahun untuk selesai dibangun oleh sekitar 1000 pekerja yang beroperasi selama 24 jam penuh.Trek tersebut memiliki 16 tikungan dengan panjang 5,4 kilometer dan balapan berlangsung searah jarum jam. Area di sekitar lintasan ditanami rumput buatan agar mencegah pasir dari padang gurun di sekitar sirkuit memasuki venue. Sirkuit Losail pun juga memegang tonggak sejarah sebagai tuan rumah balapan malam pertama. Hal itu terjadi pada MotoGP Qatar 2008 seiring konstruksi pencahayaan luar ruangan yang ketika itu menjadi terbesar di dunia bagi sebuah venue olahraga.


    Sumber: kompas.com

  • Diberdayakan oleh Blogger.

    Arsip Blog